RPTRA Beringin: Dari Tempat Terlupakan Menjadi Taman Harapan
Menghidupkan Kembali Semangat Gotong Royong di RPTRA Beringin Jakarta Selatan
Jakarta Selatan, Mei 2025 – Di tengah padatnya kehidupan kota, ruang terbuka seperti RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) menjadi fase penting bagi masyarakat. Tak hanya sebagai tempat bermain anak, RPTRA juga menjadi ruang interaksi sosial, edukasi, bahkan penguatan ikatan antarwarga. Sayangnya, tidak semua RPTRA dapat terus terawat dengan baik. Salah satunya adalah RPTRA Beringin yang berada di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Dalam kondisi itulah, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) hadir lewat kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Mereka menginisiasi kegiatan gotong royong bersama warga sebagai langkah nyata untuk merawat dan menghidupkan kembali fungsi utama RPTRA.
Latar Belakang Kegiatan
RPTRA Beringin merupakan salah satu ruang publik yang sangat penting bagi masyarakat sekitar, terutama bagi anak-anak dan ibu-ibu yang rutin memanfaatkan fasilitas PAUD dan Posyandu. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, kondisi RPTRA mulai kurang terawat. Sampah menumpuk, taman bermain mulai kotor, dan tanaman di sekitar taman terlihat layu.
Melihat kondisi tersebut, tim pengabdian masyarakat dari UBSI berinisiatif untuk mengadakan kegiatan gotong royong guna membantu mengembalikan fungsi RPTRA sebagai tempat yang bersih, nyaman, dan ramah anak.
Kegiatan yang Dilaksanakan
Pengabdian masyarakat di RPTRA Beringin dilaksanakan dengan pendekatan kolaboratif antara mahasiswa UBSI, warga, dan pengelola RPTRA. Kegiatan diawali dengan observasi dan diskusi bersama mitra untuk memahami kondisi dan permasalahan yang ada. Berdasarkan hasil tersebut, tim menyusun rencana kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Beberapa kegiatan utama yang dilakukan meliputi:
-
Pembersihan lingkungan taman, mencakup pengangkatan sampah dan rumput liar agar area RPTRA menjadi lebih bersih dan nyaman.
-
Perawatan dan pengecatan ulang fasilitas bermain anak, seperti ayunan dan seluncuran, agar kembali layak digunakan.
-
Penanaman ulang tanaman hias dan penataan taman, untuk menciptakan suasana hijau dan asri.
-
Pendampingan kegiatan PAUD, dengan membantu pelaksanaan kegiatan belajar anak-anak di area RPTRA.
-
Edukasi ringan kepada warga, terkait pentingnya menjaga kebersihan, merawat fasilitas umum, dan membangun kembali semangat gotong royong.
Kegiatan ini bukan hanya memperbaiki kondisi fisik RPTRA, tetapi juga berhasil meningkatkan partisipasi dan rasa memiliki warga terhadap ruang publik di lingkungan mereka.
Dampak dan Manfaat yang Dirasakan
Kegiatan pengabdian ini memberikan hasil nyata bagi RPTRA Beringin dan warga sekitarnya. Lingkungan yang sebelumnya kotor dan kurang terawat kini menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman. Fasilitas bermain anak sudah dibersihkan dan dicat ulang, taman pun terlihat lebih asri dengan tanaman hias yang baru.
Suasana RPTRA juga menjadi lebih hidup. Anak-anak kembali bermain, dan kegiatan seperti PAUD berjalan lebih nyaman. Yang terpenting, warga mulai menunjukkan kepedulian untuk ikut menjaga kebersihan dan merawat taman bersama. Gotong royong ini tidak hanya memperbaiki tempat, tapi juga memperkuat rasa kebersamaan di lingkungan.
Dukungan Mitra
Kegiatan pengabdian ini tidak lepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh pengelola RPTRA Beringin. Mereka berperan aktif sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Selain menyediakan tempat dan fasilitas yang dibutuhkan, pihak mitra juga turut mendampingi langsung proses gotong royong di lapangan.
Tak hanya itu, mereka juga membantu menginformasikan kegiatan kepada warga sekitar, serta mengajak masyarakat untuk ikut serta berpartisipasi. Kehadiran dan keterlibatan mitra menjadi salah satu faktor penting yang membuat kegiatan berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari warga.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa kerja sama antara mahasiswa dan pengelola lingkungan bisa menjadi kekuatan besar dalam membangun ruang publik yang bersih, aman, dan nyaman untuk semua.
Kesimpulan
Gotong royong tidak hanya tentang membersihkan taman, tetapi juga menghidupkan kembali rasa kebersamaan di tengah masyarakat. Lewat kegiatan ini, RPTRA Beringin berhasil dipulihkan menjadi ruang publik yang lebih tertata dan bermanfaat. Yang lebih penting, kepedulian warga terhadap fasilitas umum mulai tumbuh kembali. Kegiatan seperti ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi lingkungan lain untuk bersama-sama menjaga ruang publik agar tetap bersih, sehat, dan nyaman digunakan semua kalangan.
DOKUMENTASI KEGIATAN:


.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
Komentar
Posting Komentar